Kerja sebagai call center gak melulu dapat komplen. Tapi
kadang juga dapat makian. Hahahah. Gak deng. Kadang ada kelakuan nasabah yg
bikin pengen ngakak tapi harus ditahan. Namanya kita kerja, mesti professional
dongs!
Berikut macam-macam kelakuan nasabah (yang sedikit banyak
menghibur hari-hari CCO yang suram) :
1. Nasabah tanpa persiapan
Kita kan buka data berdasarkan nomor kartu
atau nomor customer mereka. Tapi sering banget ada nasabah yg gak hafal nomor
rekening atau nomor kartunya (aku juga
gak hafal sih). Udah tau gak hafal, gak disiapin dari awal.
CCO : Dgn senang hati kami cek datanya.
Silahkan disebutkan nomor kartu atau nomor customer nya.
NSBH : Bentar ya mbak.
CCO : Baik.
5 menit kemudian
NSBH : Bentar ya mbak..(bunyi
gerasak-gerusuk nyari sesuatu. Kayaknya nyarinya di gudang barang bekas apa
dimana sih?
10 menit kemudian.
CCO : Bagaimana Bu? (mata mengantuks)
NSBH : Nanti deh saya hubungi lagi.
Bangs**t!!!
2.
Nasabah kurang belaian
Ini terjadi di akhir calls, setelah masalah
terselesaikan
CCO : Adalagi yg bisa saya bantu?
NSBH : Gak, Mbak udah. Makasi ya. Love you.
WHATT???
3. Nasabah Congean
CCO : Saya akan tanyakan beberapa hal
terlebih dahulu. Nama sesuai KTP?
NSBH: SUSU yang mana, mbak?
WHAT???
CCO :
(berusaha mengenyahkan pikiran yang aneh2)
Nama bapak SE-SU-AI KTP??
Mana
nasabahnya bapak-bapak lagi. Keliatan banget di rumah gak disusuin lagi
kayaknya. Masa bahas susu sama anak
perawan.
NSBH : Iya Mbak, SUSU-ai
4. Nasabah Loading Lambat (LoLa)
CCO : Saya akan tanyakan beberapa hal
terlebih dahulu. Silahkan disampaikan, nama sesuai KTP?
NSBH : Iya, sesuai Mbak.
CCO : Apa Pak nama sesuai KTP-nya?
NSBH : MARUDUT JAELANI.
CCO : Alamat sesuai KTP?
NSBH : Iya, mbak, sesuai.
Tarik Nafas.
CCO : Silahkan disebutkan alamat sesuai KTP
nya
NSBH : Citayam
CCO : Tanggal lahir sesuai KTP?
NSBH : Iya mbak, sesuai.
Bapak
aja deh sini yang kerja, capek saya.
Nasabah Beralamat Bencong
CCO : Informasi apa yg bisa saya bantu?
NSBH : Saya mau ubah alamat. Mbak.
CCO : Dgn senang hati kami buatkan laporannya. Silahkan disebutkan alamat barunya, Pak.
NSBH : JL BENCONGAN RT XX RW XX kelurahan XX kecamatan XX.
CCO : (Bibir gw bergetar menahan tawa. Perasaan suara masnya macho, kok bisa nyasar tinggal di komplek bencong?! Gw kerjain ah.) JL BENCONGAN ya Pak? BEN-CO-NGAN?
NSBH : Iya Mbak, BEN-CO-NGAN. (Suara si masnya ikut gemetar menahan tawa juga keknya).
CCO : Baik, saya konfirmasi ya, alamatnya ingin diubah menjadi : JL BENCONGAN RT XX RW XX kelurahan XX kecamatan XX. Apakah sudah sesuai?
NSBH : (terdengar kikikan tertahan) Iya, sudah sesuai.
Lha kok setelah dibaca-baca lagi kenapa
malah bikin jengkel ya, bukan mengundang tawa. Huft.