Kamis, 18 Desember 2025

Hampir di ujung jalan

Gak terasa 2025 akan berakhir. Natal juga tinggal menghitung hari. Aku memasuki tahun kontrak terakhir dari perusahaan. Oktober tahun depan aku habis kontrak. Perusahaan hanya memberikan masa kontrak selama 5 tahun.

Gila ya. Masak iya udah 4 tahun aku kerja di bidang ini? Bahkan gak pernah kepikiran bertahan selama itu. Tadinya aku cuma berniat satu tahun aja sampai menemukan pekerjaan lain. Eh malah keterusan. 

Apa semua orang juga pernah di posisi ini? Hahaha. Aku iri dengan orang yang menemukan impian dan berhasil mewujudkannya. Sementara aku harus berdamai dengan diri sendiri, melayani pertanyaan-pertanyan nasabah yang kadang gak masuk akal. 

Honestly, pekerjaan ini berbanding terbalik dengan kepribadianku yang mudah naik darah. Apalagi sebagai keturunan orang Batak asli 100%, pekerjaan ini adalah tantangan tersendiri. Makanya bisa bertahan selama 4 tahun di bidang pekerjaan yang fokus pada pelayanan ini mungkin aku berhak diberikan piala penghargaan. 

Tidak banyak yang kulakukan selama setahun ini. Paling, hm apa ya. Pergi ke Bali pada ulang tahunku yang ke-30 (I know, udah tuwir banget), pindah gedung kantor dan pindah kosan. Apalagi ya. Kok gak ada prestasi apa-apa. Tiap bulan mentransfer gajiku untuk biaya kuliah adekku. Iya, itu yang paling rutin kulakukan karena aku yang bertanggung jawab atas kuliahnya.

Aku berharap, pengorbananku tidak sia-sia. Semoga dia bisa lulus dengan hasil memuaskan dan menemukan pekerjaan sesuai gelar pendidikannya. Itu adalah harapan paling tulus dariku. Rasanya pasti seperti membesarkan anak sendiri. Ya meskipun dia adikku.

Sepanjangan tahun ini mungkin ada beberapa kali cekcok dengan pacar. Tapi kurasa itu adalah sarana untuk mencapai kedewasaan dalam hubungan. Wkwkwkwk. Emang iya? Kurasa kebanyakan karena aku orangnya keras dan teguh dengan prinsip, sementara dia suka berubah pikiran di tengah jalan. Itulah yang terjadi minggu lalu. Omaigat aku jadi keingat lagi.

2026, please be nice to me. Please be nice to everyone. 

Aku masih menunggu konspirasi alam semesta.Untuk menjadikanku penulis atau stand up comedian. Karena kurasa salah satu dari mereka adalah panggilan hidupku di dunia ini.

Amin.


Aku yang galau,


Peace. 

Kamis, 27 Maret 2025

The Forest, You and Me

Hellowww.
It's a been a while.

Kenapa blog ini tidak terawat ya, astaga. Postingan terakhir bukan April 2024. Artinya hampir setahun aku gak singgah ke sini. 

Well, semuanya masih sama. Manusia terlahir bebas, tetapi di mana-mana ia hidup dalam belenggu. Begitu kata Jean Jacques Rousseau. Dan aku masih di sini, jadi objek pelampiasan kemarahan nasabah. Apalagi kalau bukan customer sercive dari bank swasta (yang katanya) terbaik di Indonesia ini.

But, let's forget about work for now. 

Beberapa hari yang lalu aku habis nyurug. Maksudnya main ke curug. Namanya sih curug nangka tapi gak ada nangka di sana, adanya juga air. Hahaha. Oh ya aku gak sendiri, sama O'jack.

Adem guys. Namanya juga hutan ya. Curugnya itu masuk kawasan taman nasional Halimun. Di sana monyetnya banyak dan gak ada takut-takutnya sama manusia. Tempat bekal makananku aja disambit sama seekor monyet terus dibawa ke atas pohon. Padahal isinya tulang-tulang ayam. Dan dia dengan pintarnya bisa dong buka itu tempat makan. 

Hampir di ujung jalan

Gak terasa 2025 akan berakhir. Natal juga tinggal menghitung hari. Aku memasuki tahun kontrak terakhir dari perusahaan. Oktober tahun depan ...