Jumat, 20 November 2020

Ide Konyol yang Terlintas Sepintas

 Katanya ide itu datang kayak hantu. Gak diundang, datang. Eh itu mah jelangkung ya?!

Pokoknya gitu deh. Jadi sebelum keburu lupa, aku mau torehkan di sini aja. Numpang ya, blog nya siapapun ini. Ehem.


Ceritanya tentang siswa kelas 12 SMA dengan segala problematika mereka dalam berusaha untuk lulus Ujian Nasional dan masuk perguruan tinggi negeri. Gak semua juga sih. Cerita akan berfokus pada dua kubu cewek yang merupakan fans fanatik boyband asal Korea Selatan, A.R.M.Y (fandom BTS) vs EXO-L (fandom EXO). Bukannya berkutat dengan buku kumpulan soal-soal, mereka malah sering perang dingin menjagokan idolanya. 

Butet (sebut aja dulu demikian), adalah siswi kelas XII IPS 3 yang kebetulan cinta mati sama BTS. Apapaun dia lakukan supaya bisa terhubung dengan BTS, mulai dari memalak anak-anak cupu di sekolah, main serong sama pelanggan toko souvenir ibunya atau restaurant BPK bapaknya. Butet ini anaknya slengean (kok kayak gue sih ujung-ujungnya. Duh) dengan rambut yang selalu berantakan. Hobinya naik sampan di Danau Toba. Ya selain mengikuti BTS di dunia maya. Oh iya, tadinya Butet itu anak IPA, tapi pindah ke IPS setelah semester berjalan 3 bulan. Menurutnya ilmu pasti tidak cocok untuknya. Ia lebih suka menemukan yang belum pasti. Pulang sekolah Butet naik sampan dan memunguti sampah yang berseliweran di danau. Ya, itu dia lakukan kalau pulang sekolah gak ada yang ngajak tawuran. Cita-cita Butet lulus SMA : keliling dunia dengan uang tabungan hasil malak-memalak.

Lisbet, teman sepenanggungan Butet. Mereka adalah ketua dan wakil dalam kubu fandom BTS. Saling melengkapi. Kalau Butet slengean, maka Lisbet sangat penuh perhatian dan terorganisir dalam melakukan sesuatu. Cita-cita Lisbet : bikin agensi entertainment. Cita-cita Lisbet bersama Butet : nonton konser BTS. 

Benjamin, dia adalah sahabat sehidup semati Butet. Mereka kenal sejak SD. Ibarat Butet sepatu kanan, maka Ben adalah sepatu kirinya. Ben tinggal berdua dengan neneknya yang berjualan sayur di pasar. Ben punya anjing peliharaan yang diberi nama dengan salah satu member BTS (yang bikin kesal setengah mati si Butet) - Suga. Ben juga sangat menyukai menggambar dan anak-anak. Cita-citanya : Masih bingung antara mau jadi dokter hewan atau dokter spesialis anak. Iya, hobinya memang gak nyambung dengan cita-citanya . Ben anak IPA, tapi satu-satunya yang dia pintar adalah menggambar organ tubuh. 

Luis, Anak baru yang pindah ke sekolah mereka. Luis ini anaknya nackal-nackal ngangenin. Lidahnya setajam silet kalau menghina. Tapi dia baik kok, dia hanya kurang belaian eh, kasih sayang. Dia anak orang kaya, tinggal dengan bapak yang selalu sibuk dengan bisnis. Luis punya pengalaman kecil kurang baik dengan ayahnya (yang juga penyebab ibunya meninggal waktu dia masih SD). Bapaknya punya hotel besar yang terkenal di pinggiran danau Toba (Butet pernah coba manjat pagar hotel dari atas sampannya di danau, tapi ketahuan sama si Luis). Pada akhirnya bapak si Luis ini bakalan jadi tokoh antagonis karena dampak bisnisnya ke Danau Toba. Cita -cita Luis : jadi pianis terkenal. 


(Tokoh-tokoh lain akan segera meluncur, dengan cita-cita dan problema anak SMA-nya. Aku juga mau masukin karakter beberapa guru SMA-ku dulu yang kalau diingat-ingat sekarang bikin ngakak). 

Latar belakang tempat : 

Untuk mempermudah dalam penggambaran visualisasi, aku mau coba backgorund tempatnya di pinggiran Danau Toba. Wkwkwkwk. Tapi serius, ini tokohnya gak ada yang kayak aku kok. Beneran. Meski ada BTS-BTS-nya atau Dananu Toba, sama sekali bukan tentang kisah SMA-ku.

Aku cuma mau mengembalikan memori ke bangku SMA aja. Maksudnya mengenang masa-masa SMA dulu melalui tulisan ini nantinya. Dan perjuangannya. Awak dulu mah, mana pernah mikirin masa depan. Tapi kalau di cerita ini nanti para tokohnya punya mimpi masing-masing, dan mereka punya kisah jatuh bangun dalam mewudujkannya. 


Judul???


Hm, itu yang paling sulit. Dulu SMA-ku dijuluki 'Sijambur'. Tapi letaknya di pedesaan kok.

Nah, untuk cerita ini nanti kira - kira kalau judulnya "Sijambur City" keren gak ya?!!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hampir di ujung jalan

Gak terasa 2025 akan berakhir. Natal juga tinggal menghitung hari. Aku memasuki tahun kontrak terakhir dari perusahaan. Oktober tahun depan ...