Setelah libur panjang lebaran usai, barulah gw dapat off tiga hari berturut-turut (6, 7, 8). I call it triple kill. Untungnya triple kill ini setelah tanggal 5 Mei yang mana di hari itu hari ultah gw. Karena aturan kantor kalau lagi ultah bisa pulang 2 jam lebih awal, tanggal 5 itu gw pun bisa meninggalkan kantor jam 4 sore padahal seharusnya jam 6 sore.
Sebenarnya, gw udah membuat to do list (yang sepertinya kebanyakan dan gak cukup dilakukan hanya dalam 3 hari), antara lain :
- Staycation di apartemen yg ada kolam renang di rooftop-nya
- Ke Hobbiton di Lembang, Bandung
- Pulang kampung ke Samosir
Tapi.. namanya juga rencana. Tuhan yg menentukan.
Gw hanya bisa main ke kosan Sinta di Jakarta.
Sinta ini dia satu tingkat di bawah gw waktu kuliah. Sekarang kerja jadi admin di perusahaan tambang. Bisa dibilang dia jauh lebih beruntung dari gw meski kita lulusnya sama-sama lama. Seenggaknya dia kerja di perusahaan tambang. Lha gw?
Di kosan Sinta ternyata udah ada Butet juga. Btw Butet ini ultahnya 1 hari lebih awal dari gw. Dia tanggal 4, gw tanggal 5. Jadi kelahiran kami itu beda 1 tahun 1 hari.
Pas gw nyampe sana udah jam 7 malam. Biasalah langsung ngobrol-ngobrol dulu panjang lebar. Apalagi karena udah lama gak jumpa. Sekitar jam 8 lewat 30 kami makan malam dengan masakan ayam rica-rica Sinta. Di sana Sinta ini tinggal sama kakaknya juga yang 6 bulan lebih tua dari gw.
Setelah makan, sekitar jam 9 kurang, mengalun lagu selamat ulang tahun. Muncul-lah si Sinta yang dasteran dengan tangannya membawa kue ultah yang diberi lilin merah angka '27'.
Gw pun kaget dan terharu. Selama 2x ultah di Jakarta, selalu gw lewati dengan meringkuk di kosan karena yeah yo know.
Sinta sama Butet nyanyi dengan suara sumbang mereka, sementara kakaknya Sinta ngerekam video momen termehek-mehek malam itu.
----------------------------------------
Besoknya Sinta ngajakin nyobain sushi di CP. Gw yang gak pernah lidahnya tersentuh makanan-makanan dari negara lain jelas menolak. Udah mehong, gak sesuai sama lidah kan gw rugi ya. Makanya gw berkilah dan ngajak mereka hunting restoran atau cafe apapun itu yang ngadain treat birthday.Buat yg belum tau treat b'day ini biasanya dikasih sama restoran sama yg ultah bisa seminggu sebelum atau seminggu sesudah. Meskipun kecil, tapi lumayanlah, kan gratisssss..
Dan setelah bertualang di mesin pencari panjang lebar, salah satu restoran yg ada treat b'day-nya adalah Sushi Tei. Kami bertiga pun pateng-tengan berangkat ke CP. Saat otw, jam sudah pukul 1 siang. Gak heran kalau di sana kami disambut dengan antrian sekitar 7 nomor.
Untungnya gak sampe nunggu pingsan, akhirnya kami dapat meja sekitar 30 menit kemudian. Gw masuk dengan kikuk waktu disambut dengan salam 'irrashaimase - selamat datang ' sama pelayannya. Dari kami bertiga, hanya Sinta yang udah pengalaman makan sushi. Kalau enggak, eum.. Entah siapa yg ngajarin gw sama Butet. Bahkan menunya aja gak ada yang familiar.
![]() |
| Triple troubles |
![]() |
| B'day Girls |
![]() |
| Treat B'day😄 |
Setelah dapat treat b'day dari Sushi Tei, harusnya kami lanjut lagi hunting treat b'day ke Nanny's Pavillon. Tapi berhubung gw ngasih pilihan ke tuh bocil berdua mau karoke-an atau ke Nanny's, mereka bilang mau karaoke-an aja. Ckckck, masih belum sadar sama kemampuan tarik vokal yang terbatas 😶.
Tapi sepertinya kami belum beruntung. Tarif karokean di dekat kosan Sinta beuhh...selangit untuk satu jam paket bertiga. Katanya itu memang harga utk weekend. Lha itu kan masih hari Jumat, gw bilang. Tapi mbak-nya bilang di karoke itu beda, Jumat-Minggu itu dihitung weekend.
Akhirnya kami pun skip karoke dan berkahir dengan perut kelaparan naik busway yang kebetulan menurunkan penumpang di bus stop. Kami langsung naik tanpa tau kemana tujuan buswaty itu, lalu tutun di sembarang tempat yang ada street food-nya.
-----------------------------------
Karena kosan Sinta dekat sama kebun binatang Ragunan, Sabtunya kami melipir ke sana. Itu pun setelah war tiket di website sekitar jam 7 pagi di hari Jumat. Sistem nya emang gitu, harus pesan H-1 untuk tiketnya.
Dan trenyata, ragunan itu luasssssss bgt. Motor aja capek juga kayaknya kalo keliling-keliling di sana. Dan utk menghemat pengeluaran, kami bawa bekal dari kosan. Ya meskipun cuma telor dadar sama timun mentah ditambah ayam rica-rica Sinta. Meski pun sederhana, tapi vibes pikniknya kerasa. Of course karena di sana bejibun umat manusia yg lagi berkunjung juga. Gak cuma pedagang makanan, di sana ada juga yg jualan alas buat duduk. Untungnya kami udah bawa dari kosan Sinta.

.jpeg)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar